Kisah Sukses Supriyadi, dari Preman Terminal jadi Ketua DPRD Kota Semarang

image

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dulu preman kini menjadi ketua dewan atau DPRD. Dulu saat berada di terminal dikejar-kejar aparat, kini para aparat "berlomba-lomba" mengawalnya saat melakukan kunjungan atau inspeksi mendadak (sidak) di terminal.

Itulah cuplikan perjalanan hidup seorang lelaki paruh baya bernama Supriyadi. Saat ini, politikus dari PDI Perjuangan itu menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Semarang periode 2015-2020. Pahit getirnya perjalanan hidup Supriyadi itu ditulis dalam sebuah buku biografi berjudul "Dari Terminal ke Gedung Dewan".

Buku setebal 91 halaman ini akan diluncurkan oleh Supriyadi, Selasa (22/09/2015) pukul 15.00, di Terminal Induk Bus Terboyo Semarang, alih-alih peluncuran itu dilakukan di restoran mewah atau hotel berbintang.

"Terminal Terboyo menjadi bagian besar sejarah hidup saya. Belasan dan bahkan puluhan tahun saat masih muda saya menjadi calo di terminal bus tersebut. Di Terboyo juga saya pertama kali beradu pandang dengan seorang wanita bernama Iin, yang sampai sekarang menjadi istri saya," kata Supriyadi yang pada Selasa (22/09/2019) ini bertepatan merayakan hari ulang tahun pernikahannya yang ke-13 tahun.

Batu Karang di Tengah Lautan

Pada buku tersebut, Lek Di (panggilan akrab Supriyadi) mengisahkan bagaimana kegigihannya bekerja sebagai kuli angkut tanah sepulang dari sekolah saat masih SMA. Lek Di mengumpulkan keping demi keping uang untuk membiayai sekolahnya. Ia kemudian memberanikan diri masuk ke terminal untuk memenuhi kebutuhan sesuap nasi setiap harinya.

Ibarat batu karang di tengah lautan yang setiap harinya terkena ombak, pun demikian dengan Lek Di yang justru semakin kuat mentalnya karena sering menghadapi persoalan di lingkungan terminal.

"Saya dulu calo tiket di Terminal Terboyo. Setelah lulus SMA, saya ke terminal, tahun 1989, sempat jadi mandor bus PO Jawa Indah perwakilan Semarang juga," kata ayah dari Azalea Anggita Zahra, Syifa Salsabila Zahra, dan Ganapatih Delta Argani ini.

Sementara itu, awal kariernya di dunia politik Lek Di dimulai sebagai Ketua Anak Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Bulu Lor, mulai 1997--2000.

Setelah itu, suami dari Iin Indriawati Dewi Mayasari itu menjabat sebagai Wakil Ketua PAC PDI Perjuangan Semarang Utara sampai 2005, kemudian Sekretaris DPC Kota Semarang, hingga Wakil Ketua DPC Bidang Pemenangan Pemilu di partai yang sama.

Di legislatif, kiprah Lek Di sebagai wakil rakyat sejak terpilih pada Pemilihan Umum Anggota DPRD Kota semarang 2009. Pada saat itu dia dipercaya sebagai Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang.

Ia pernah Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan di legislatif, kemudian jadi Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, dan sekarang mantan preman itu jadi Ketua Dewan.

Supriyadi mengemukakan bila satu kunci kesuksesan yaitu semangatnya yang tak pernah padam untuk berjuang. "Kalau dulu saya berjuang untuk hidup saya dan keluarga, sekarang di gedung dewan saya berjuang untuk rakyat yang telah memberi kepercayaan kepada saya," katanya.

Sumber:

www.jateng.tribunnews.com

Thu, 8 Oct 2015 @22:35

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Welcome
image

H. Supriyadi S.Sos

0817240442


priyadi.pdip@gmail.com
prie_erowati@yahoo.co.id
@lek_dithok
Ketua DPRD Kota Semarang
DPC PDI Perjuangan Kota Semarang
image

Situs Resmi DPC PDI Perjuangan Kota Semarang

Genta Suara Revolusi
image

Genta Suara Revolusi

Artikel Terbaru
GALERI FOTO
image

Galeri Foto

 

VISITOR

widgeo.net

Komentar Terbaru

Copyright © 2019 architong@multiusaha.com · All Rights Reserved